FOOD JOURNEY: Starbucks Coffee

Siapa sih yang gak tau Starbucks? (Kalo ada, maaf banget ya. But seriously, watch TV or read modern books). Starbucks Corporation adalah sebuah perusahaan Amerika yang secara global mengelola puluhan ribu gerai kopi di seluruh dunia; tepatnya 20,366 gerai yang tersebar di 61 negara,  termasuk 13,123 gerai di Amerika Serikat sendiri, 1,299 di Kanada, 977 di Jepang, 793 di Inggris, 732 di Cina, 473 di South Korea, 363 di Mexico, 282 di Taiwan, 204 di Filipina, 164 di Thailand dan 3 di India.

Logo Starbucks Pertama

Logo Starbucks Pertama

Starbucks pertama kali buka di Seattle, Washington, tertanggal 30 Maret 1971, dan masih berpusat disana. Pendirinya sendiri adalah Jerry Baldwin yang merupakan guru Bahasa Inggris, Zev Siegl yang merupakan seorang guru Sejarah, dan Gordon Bowker yang merupakan penulis. Awalnya, perusahaan ini akan dinamakan Pequod, seperti nama kapal penangkap paus di dalam novel Moby-Dick, tapi nama ini ditolak. Wajar sih, susah diingat kan?

Starbucks New

Logo Starbucks Pasca 1987

Perusahaan ini tetap berpatokan pada novel Moby-Dick, dan akhirnya dinamakan Starbuck seperti nama Kelasi Kelas Satu yang bertugas di Pequod. Starbuck sendiri digambarkan sebagai kelasi yang bijaksana dan intelektual dari Nantucket. Starbuck diceritakan telah menikah dengan seorang putra sebelum menjadi kru kapal Kapten Ahab. Starbuck pernah berselisih dengan Kapten Ahab, disalahkan meski yang dilakukan Starbuck justru adalah hal yang benar.  Akhirnya, Starbuck berbalik berkhianat kepada Ahab yang dianggapnya terlampau terobsesi kepada paus yang mereka kejar.  Tidak ada kaitan antara Starbuck dengan kopi, meski beberapa orang bersikukuh mengatakan bahwa Starbuck adalah kelasi pecinta kopi.

Starbuck
Starbucks menyediakan berbagai jenis minuman dari kopi, susu, buah, dan teh, panas ataupun dingin, dengan beragam pilihan kudapan. Favorit saya? Mocca Frappucino tanpa whipped cream yang didampingi dengan Cheese Puff renyah.  Starbucks juga terkenal dengan konter musik dunianya. Sebelum berkontrak dengan Apple iTunes, Starbucks biasanya menjual CD musik-musik tradisional dunia di kasir-kasirnya.  Setelah berkontrak dengan iTunes, musik yang ditawarkan Starbucks pun jadi lebih beragam. Tidak ketinggalan juga berbagai merchandise, seperti tumbler, coffee pot, dan terutama boneka beruang mereka yang terkenal, didandani sesuai musim.  Starbucks juga menjual kopinya, yang berbentuk biji, ataupun yang sudah digiling.  Bagi yang tidak memiliki penggiling, langsung minta kasir untuk menggilingkan di tempat.

My Mocca Frappucinno
Di Indonesia sendiri saat ini sudah berdiri sekitar 125 gerai Starbucks. Pertama kali dibuka di Plaza Indonesia, sesuai plakatnya ini.  Sebelumnya, Starbucks sudah lama mengimpor kopi dari Sumatra dan Sulawesi dan hingga saat ini masih salah satu menu andalan Starbucks.  Gerai kopi yang memiliki logo bergambar Siren (sejenis putri duyung, digambarkan cantik dan pandai bernyanyi) ini juga sekarang menyediakan kopi siap saji dalam kemasan yang bisa kita beli di berbagai department store.

Plakat Starbucks di Plaza Indonesia

Sering bingung dengan istilah yang digunakan di Starbucks? Pelajari list di bawah sebelum kamu berangkat kesana bareng teman atau gebetan and avoid the shame. Yang pertama adalah mengenai UKURAN. Di Starbucks, mereka gak menanyakan small, medium, atau large. Meski mereka tetap mengerti kalau kamu gunakan istilah ini pun, ada baiknya kamu menghapal juga istilah yang mereka gunakan yang berasal dari Bahasa Italia.

  • Demi‘Demi’ sendiri, uniknya, bukan berasal dari Bahasa Italia, melainkan Bahasa Perancis yang artinya ‘setengah’.  Ini adalah ukuran terkecil di Starbucks yang biasanya digunakan untuk Espresso.  Espresso standar biasanya hanya disajikan dengan ukuran satu ons, tapi ‘Demi’ di Starbucks menampung tiga ons atau setara dengan 89 mL Espresso.
  • Short‘Short’ adalah istilah orisinil gerai Starbucks yang menampung delapan ons atau 240 mL yang merupakan jumlah standar kopi yang biasa kita minum di rumah dengan cangkir kita sendiri.  Karena ukuran ‘Demi’ hanya digunakan untuk Espresso, bisa dibilang ini ukuran terkecil di Starbucks.
  • Tall‘Tall’ juga istilah orisinil Starbucks yang lain, dan disetarakan dengan ‘small’, yang mengimplikasikan ‘Short’ adalah ‘Extra Small’. Makanya, kalau kamu memesan dengan bilang ‘small’, ada kemungkinan kamu malah dikasih ‘Tall’  dan terpaksa menghabiskan 12 ons atau 350 mL kopi.
  • Grande — Dalam Bahasa Italia, Spanyol, Portugis, dan Perancis, ‘Grande’ artinya sama: ‘besar’. Di Starbucks, Grande berarti ‘medium’, karena ada dua ukuran lagi di atas Grande.  Cup Grande sendiri menampung 16 ons atau 470 mL minuman.
  • Venti — Dalam Bahasa Italia, ‘Venti’ artinya ‘dua puluh’. Bisa ditebak, ukuran ini menampung 20 ons atau 590 mL minuman dan jadi ukuran yang paling besar di kebanyakan gerai Starbucks.
  • Trenta — ‘Trenta’ adalah istilah yang baru diperkenalkan pada tahun 2011, berasal dari Bahasa Italia yang artinya ‘tiga puluh’.  Anehnya, ‘Trenta’ yang hanya diberlakukan untuk iced coffee ini memiliki volume 31 ons atau 920 mL. Setahu saya, cangkir yang kedengarannya seukuran botol Air Mineral yang biasa dibawa pekerja lapangan ini belum ada di Indonesia.

Starbucks Cups

Asing dengan istilah-istilah kopi dan takut mendapatkan kopi yang terlalu pahit atau terlalu manis?  Fear not, my friend, for I will explain. Caffè atau yang biasa disebut espresso adalah kopi kental super pahit yang belum pernah berani saya minum, apalagi caffè doppio yang artinya ‘double espresso’.  Espresso biasanya jadi dasar atau ‘base’ beberapa olahan kopi lainnya, untuk kemudian dicampur dengan cokelat, krim, susu, atau minuman keras. Misalnya caffè Americano, espresso ala Amerika yang biasanya lebih encer dan disajikan di dalam cangkir besar, bisa dibilang kopi hitam biasa. Caffè corretto adalah jenis olahan kopi yang gak bakal kita temukan di Starbucks Indonesia, karena dicampur dengan alhokol seperti grappa atau cognac.

Gerai Starbucks di Hong Kong

Caffè latte ini pada dasarnya adalah kopi susu; susu panas dicampur dengan kopi, voila, jadilah latte yang biasanya dijadikan menu sarapan. Menu sarapan lain adalah cappucinno, yaitu espresso yang dicampur steamed milk  dan konon orang Italia gak pernah minum cappucinno di atas jam makan siang.  Olahan lain dari espresso adalah macchiatoMacchiato ini sering dikira mocca, padahal macchiato ini lebih pahit dari cappucinno karena steamed milk yang digunakan benar-benar sedikit, sekedar mempercerah warna espresso.  Mocca sendiri sebenarnya marocchino, espresso yang dicampur dengan susu panas dan cokelat bubuk. And it’s my favorite drink!

Gerai Starbucks di West Coast

Granita di caffè con panna adalah minuman dingin dengan es yang ikut diblender, dikenal juga dengan ice-blended, dan biasanya punya topping whipped cream.  Starbucks punya istilah sendiri untuk minuman ini: ‘Frappucinno’. Berasal dari kata Bahasa Perancis ‘frappe’ yang artinya ‘to beat’ atau ‘to chill’ dan cappucinno. Sudah lumrah bahwa semua jenis frappucinno, dari yang merupakan kopi, teh, ataupun buah, tidak pernah melewatkan unsur susu di dalamnya.

Logo Starbucks Pasca 2011

Logo Starbucks Pasca 2011

Istilah penting lain adalah ‘decaf’ yaitu kopi dengan kadar kafein yang dikurangi bagi mereka yang takut insomnia. Selain kopi decaf, Starbucks juga menyediakan campuran susu dan krim low fat, membolehkan pesanan less ice dan no whipped cream, juga menyediakan berbagai sirup untuk dicampur ke dalam kopi.  Kadang sirup ini disesuaikan dengan event, misalnya sirup atau potongan kurma selama Ramadhan.  So, stay awake and enjoy your sip!

visit our site and follow our IG @zeabrizkie for fashion stuffs!
150525113058_newlogo-POLKAlight

3 Komentar

  1. Nourly said,

    April 29, 2013 pada 5:09 am

    Belum pernah ngopi di Starbucks dan ternyata banyak juga cabangnya ya

    • April 30, 2013 pada 5:21 pm

      Gak rugi juga, mbak, gak nyicip pun. Toh, kopi itu memang enak, apapun mereknya, dimanapun tempatnya, asal seduhannya oke😉

  2. brian wh said,

    Juli 19, 2014 pada 10:42 am

    Kerenn..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: