Cerita-Cerita Malam

Halo sahabatku,
ketika kamu membaca tulisan ini, aku ingin kamu tahu bahwa aku sedang bahagia.

Kamu ingat lelaki yang dulu menenggelamkanku dalam euphoria
Syukurlah aku tidak memilih dia.
Kalau iya, tentu saat ini aku masih mengembara.

Kamu ingat lelaki yang dulu kutangisi bermalam-malam ?
Syukurlah aku tidak memilih dia.
Kalau iya, tentu saat ini aku melanjutkan derai-derai airmata.

Kamu ingat lelaki yang dulu membuatku resah setiap terbit matahari ?
Syukurlah aku memilih dia.
Kalau tidak, tentu aku tidak pernah bisa memulai hari secerah ini.

Sahabatku,
carilah suryamu sendiri. Segera.
Ingatlah bahwa sesuatu yang kamu cari tidak selalu terlihat melulu berduri,
atau melulu bertabur gula.
Tuhan itu Maha Memberi,
namun akan selalu ada kejutan dalam tiap rencana-Nya.

2 Komentar

  1. Iwa Riot said,

    Februari 21, 2013 pada 4:40 pm

    wow.. sangat sederhana mba zea

    • Februari 22, 2013 pada 6:16 pm

      Nah, prosa itu gak perlu sulit kan ?
      Sederhana saja, seperti perasaan saya.
      Hahaha ..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: