Dingin

Pagi itu, sayang, rasanya matahari gagal melenakan kita dalam cahaya. Alih-alih kembali ia tercebur dalam kegelapan, menyisakan sepoi kelabu membekukan pilu yang berada di ambang curah.

Kamu berujar, “relakanlah dan berbahagialah”.

Angin menggemakan kata-kata terakhirmu, kemudian semua nada di dunia terputus dalam sunyi yang memekakkan.
Lalu aku terpekur, mencecap beku di lidah dan remuk di iga yang kupikir milikmu, seraya berpikir bagaimana cara berbahagia tanpa cahaya.

"Cold and frosty morning,
there's not a lot to say about the things caught in my mind."

11 Komentar

  1. fiaz said,

    Agustus 23, 2012 pada 3:22 am

    selalu rindu akan tulisan indahmu *ehem ehem

    • Agustus 23, 2012 pada 3:24 am

      Thank you, Fiaz🙂
      Berlebaran kah ?
      Maaf kalau ada silap kata ya😀

      • fiaz said,

        Agustus 23, 2012 pada 3:28 am

        tak ada maaf bagimu.. kecuali ada angpau..

    • Agustus 23, 2012 pada 3:29 am

      angpaonya free shoulderpat aja gimana ?😛

  2. fiaz said,

    Agustus 23, 2012 pada 3:32 am

    Pelit pelit Pelit….. *huh

  3. Agustus 24, 2012 pada 6:07 am

    indah banget mba zea..

    • Agustus 25, 2012 pada 3:01 pm

      Fotonya atau apanya nih ?
      Itu fotonya diambil di atap rumah saya. Hahaha ..

      • Agustus 25, 2012 pada 3:05 pm

        goresannya😀
        Fotonya juga sih..mang rumah mba zea dimana koq bisa bagus gitu pemandangannya.. kalau dijakarta kayanya ga mungkin..

      • Agustus 25, 2012 pada 3:12 pm

        Rumah saya di Bandar Lampung, mas.
        Langit disini masih cantik, 15 menit dari pantai terdekat🙂

      • Agustus 25, 2012 pada 3:53 pm

        pantas bagus … kalau dijakarta yang ada cuma debu polusi..😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: