Insomnia

Senja itu menelan rahasia,
dan terbitnya matahari menandai
terhapusnya segala yang disembunyikan malam.

Malam-malamku bergeliat bimbang dalam ketakutan
kehilangan memori-memori tentang kamu,
tentang pertemuan kita,
tentang segala kisahnya.

Kemudian pagi datang …
semua riak rasa itu masih terekam jelas,
dan kamu, ya rasanya rusukmu masih milikku, mungkin,
dan baru aku tersadar lagi-lagi aku menyia-nyiakan kesempatan
untuk sepenuhnya merengkuhmu di dalam mimpi.

Gambar

Oh ya, kamu insomnia juga?
Mari kita berbagi masker mata.

5 Komentar

  1. Agustus 8, 2012 pada 9:10 pm

    bila dikenyatan kamu bisa merengkuhnya
    mengapa harus menunggu mimpi
    taukah kamu apa mimpi itu ?
    Mimpi itu adalah kenyataan yang pahit
    Ketika kamu tersadar dari segala kepalsuan ilusi

  2. Agustus 8, 2012 pada 10:45 pm

    Wah bukan kasur saya, kasur saya selalu rapi bagai habis disetrika. Hahaha ..
    Ceritanya kalau nggak dalam mimpi, si lelaki ini nggak bisa memiliki si wanita yg minjem rusuknya itu, mas. Penggalauan sampe insom. LOL.

    • Agustus 8, 2012 pada 10:55 pm

      hehehe kirain kasur mba zea..šŸ˜€
      Kasihan juga ya lelaki itu.. sudah rusuknya di pinjem ternyata wanita itu ga bisa dimiliki.. berarti rusuknya dikembalikan dong.. wahh kasian..šŸ˜€

      • Agustus 9, 2012 pada 8:57 am

        Wah nggakšŸ˜¦
        Iya, kasihan. Semoga si wanitanya mau mengembalikan ya. Kita berdoa aja untuk tokoh-tokoh fiktif saya, semuanya galau kayaknya. Hahaha ..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: