555 Days of YOU

reposting this from my FB Note, made this dawn.

Kamu mungkin nggak sadar, berapa lama kamu kehilangan aku, berapa lama juga kamu memiliki aku, sebagai pendamping tentunya, bukan sebagai manusia seutuhnya; karena bagaimana pun, sebagai manusia, aku nggak boleh, nggak bisa, dan nggak mungkin dimiliki manusia lain.  Kita semua cuma boneka rapuh yang hanya boleh dimiliki Allah SWT, tidak ada ventrilloquist lain yang dapat menggerakkan takdir kita sebaik Dia.

Hari ini, 29 Agustus 2010, sejak 19 Januari 2009, sudah 555 hari kita bersama.  Nggak, aku nggak salah hitung, dengan sangat sadar aku mengurangi  rentang waktu yang seharusnya, 614 hari, sebagai hukuman bagi diriku sendiri yang sudah menyia-nyiakan 69 hari menjadi detik-detik pilu untuk menyakiti kamu.  Sedikit menyesal, tapi ada sedikit rasa syukur atas hilangnya 69 hari itu.  Aku bersyukur karena ‘berkat’ 69 hari itu kita saling menyadari kekurangan yang tidak bisa ditolerir satu sama lain, kita mengerti rasanya kehilangan, dan kita mendapat pengetahuan apa-apa yang tidak dapat digantikan.  Realita dan ekspektasi lebih sering tidak berjalan dengan berdampingan, tapi setidaknya kita bisa saling mengerti untuk membuat KITA LAH yang berjalan berdampingan.

Kamu ingat film 500 Days of Summer yang kita tonton setelah Erick dengan hebohnya bercerita penuh kesuh tentang brengseknya si Summer ?

Kamu ingat jatuh bangunnya si cowok selama bersama Summer ?

Kamu ingat jatuh bangunnya kamu selama bersama aku, yang JAUH dari kesan musim panas ?

Aku ingat pertama kalinya kamu memberanikan diri melingkarkan tangan kamu di sekeliling aku (ngelesnya sih mau ngajak foto).  Aku ingat waktu kamu, dengan senyum gugup kamu yang selalu bikin aku mikir dalam hati “how cute !”, minta kesediaan aku jadi satu-satunya wanita untuk menempuh jalan menuju komitmen bersama kamu di atas kap mobil aku yang mulai dingin seiring tiupan angin yang terbawa suasana malam yang larut.  Aku ingat kamu yang dengan lesu harus menyelesaikan masalah masa lalu kamu, dan kembali larut malam dengan mata yakin selagi berkata “aku tetap memilih kamu; aku tetap memilih dia jadi masa lalu” (oke, ga sedramatis itu).

Aku juga ingat waktu pertama aku berkata kita sebaiknya berpisah tetapi malah menunggu 2 jam di halaman parkir kosan sahabatmu, menunggu kamu mencegahku pergi; tapi ternyata kamu bahkan terlalu shock untuk bergerak. Aku juga ingat badai besar saat kita makan siang bersama waktu aku memutuskan bahwa aku memilih orang lain daripada kamu, seakan alam pun menyarankan bahwa keputusan yang aku ambil terlalu buru-buru dan impulsif.  Aku juga ingat kamu menyembunyikan air mata saat aku menderaikan milikku selagi kita berteriak seiring Avril Lavigne (“when you’re gone, pieces of my heart are missing you ..”) dan menghapus kesedihan yang justru seharusnya tampak di wajah kamu setelah 69 hari kita melewatkan waktu tidak bersama.

Dan aku ingat, aku ingat, aku ingat ..  aku ingin membuat lebih banyak lagi kenangan bersama kamu🙂

This is NOT a love story, this is a story about love.

(caption of ‘500 Days of Summer’)

10 Komentar

  1. carra said,

    September 1, 2010 pada 4:49 am

    uhukkk uhukk.. dalemm banget😀 hehe… semoga tetep bisa jaga komitmen deh🙂 … biarkan yg 69 tetap jadi catatan😉

  2. K. S. Ditami said,

    September 1, 2010 pada 9:19 pm

    awch! the sweet way to write (not) a love letter! heart it!❤

    indeed,
    (not) a love letter.
    I love that phrase !!

  3. rajakupu said,

    September 2, 2010 pada 8:03 am

    Wah romantis banget kisahnya, kaya di film-film ya, jadi inget waktu muda dulu hee….

    Wah, memangnya kalau sudah nggak muda jadi nggak romantis ya, mas ?
    hehe ..

  4. cenya95 said,

    September 6, 2010 pada 6:11 am

    Faith makes all things possible.
    Hope makes all things work.
    Love makes all things beautiful.
    May you have all of the three.
    Happy Iedul Fitri.

    • September 26, 2010 pada 5:24 pm

      thank you🙂
      Happy Eid Al Fitr for you too,
      it’s never too late, isn’t it ?

  5. komuter said,

    September 15, 2010 pada 5:12 am

    salam kenal,
    apa khabar??

    salam kenal juga.
    Kabar saya baik koq, mas.
    Yang disana gimana nih kabarnya ?

  6. Armeyn said,

    September 23, 2010 pada 9:09 am

    hey, taukah anda bahwa anda menginspirasi saya untuk menulis post yang sama untuk pacar saya?🙂 http://armeyn.wordpress.com/2010/09/23/2640/

    very nice post, indah sekali. datang berkunjung sekali2 yah.. thanks for the inspiration.. maap niru konsepnya.. ^_^

    salam!

    terima kasih, mas.
    konsep boleh sama, kalo kenangan ya beda dong, mas.
    langgeng lho sama si 2640 harinya,
    saya harap masih panjang ya hari yang akan dijalani bersama🙂

    • Armeyn said,

      September 27, 2010 pada 1:27 am

      ahaha.. oh, jelas.. pasti dilanggengkan koq..🙂
      unpad juga ya? FH? saya punya beberapa temen di situ, angkatan 2004 dan 2005. Saya sendiri tetangga FH koq, di AKuntansi.🙂

      iya, saya FH, angkatan 2006🙂
      Wah, sepertinya saya jarang bertualang ke tetangga, jadi tidak kenal siapa-siapa di seberang sana.
      hehe ..

  7. rajakupu said,

    September 27, 2010 pada 2:40 am

    Bagaimana perasaan cowo itu terhadap sikap anda, saya pasti dapat merasakannya hk, hk

    insya allah bahagia ya, mas.
    hati orang siapa yang tau🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: